Pendidikan Gratis di Indonesia: Harapan Masyarakat dan Langkah Pemkot Tangerang
Dilansir dari TANGERANGNEWS.com-Pendidikan gratis di Indonesia merupakan harapan semua lapisan masyarakat, mengingat pendidikan adalah hak setiap anak bangsa. Oleh karena itu, pemerintah berkewajiban menyediakan layanan ini. Baru-baru ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sedang mengkaji wacana penggratisan biaya sekolah swasta sebagai upaya untuk mewujudkan pemerataan infrastruktur pendidikan di Jakarta.
Sejauh ini, hanya dua daerah di Indonesia yang telah menerapkan pendidikan gratis, terutama di jenjang SD dan SMP, salah satunya adalah Kota Tangerang.
Di bawah kepemimpinan Wali Kota Arief R Wismansyah, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang telah membebaskan biaya pendidikan di sekolah-sekolah, baik negeri maupun swasta. Secara total, 146 sekolah dari tingkat SD hingga SMP atau sederajat telah digratiskan di Kota Tangerang.
"Dengan menggratiskan 146 sekolah swasta seperti sekolah negeri, kami berharap masyarakat memiliki lebih banyak pilihan untuk melanjutkan pendidikan sehingga tidak ada anak yang putus sekolah di Kota Tangerang," kata Arief R Wismansyah.
Selain itu, bantuan biaya pendidikan juga diberikan kepada mahasiswa kurang mampu yang memiliki KTP Kota Tangerang, dengan nominal sebesar Rp6 juta. Bagi yang berminat, pendaftaran dapat dilakukan melalui aplikasi Tangerang LIVE pada menu bansos mahasiswa dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.
Trubus Rahadiansyah, pengamat kebijakan publik dari Universitas Trisakti, menyatakan bahwa program Pemkot Tangerang ini sangat sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Kebijakan ini diharapkan dapat memacu sekolah swasta untuk meningkatkan kualitas pendidikan mereka, sehingga masyarakat tidak lagi hanya terfokus pada sekolah negeri yang gratis dan berkualitas.
"Program ini harus diperluas secara bertahap. Ini menjadi bukti bahwa perhatian diberikan secara seimbang kepada sekolah negeri dan swasta," ujar Trubus dalam siaran persnya pada Rabu, 5 Juni 2024.
Komentar
Posting Komentar